Cara Membedakan Blackberry Asli atau Palsu, BlackBerry merupakan produk smartphone yang sedang cukup popular di Indonesia pada saat ini. Karena cukup populer dan banyak yang menggunakan maka tidak heran jika saja pangsa pasar dari penjualan Blackberry di Indonesia cukup laris manis, apalagi di dalamnya sudah dibenamkan beragam fitur yang cukup menarik ditawarkan dan di dalam ponsel yang satu ini hamper akses internet ke bisa melalui smartphone ini sebut saja dengan jejaring sosial seperti Facebook ataupun Twitter.
Dilihat kelebihan ponsel satu ini , tidak mengherankan kalau semua dari calon pembeli ponsel Blackberry tersebut pasti menginginkan produk yang asli yang memang resmi dikeluarkan oleh Research In Motion (RIM). Nah meski demikian, Blackberry juga tidak lepas dari kemungkinan adanya produk bajakan atau produk imitasi.
Berikut ini beberapa cara mudah membedakan BlackBerry asli dengan bajakan adalah :
1. Pastikan pada saat membeli adanya tempelan kode IMEI dan PIN
Perlu diketahui IMEI dan juga PIN pada Blackberry biasanya letaknya pada filmware handled, pada kardus, dan juga stiker yang tertempel pada tempat baterai. Dan untuk melihatnya yakni pada tampilan di homescreen klik saja Options lalu pilih status, tekan pada tombol Shift + ALT + H secara bersamaan. Nah Nomor IMEI dan PIN Blackberry yang asli akan muncul dan pastinya sesuai dengan yang tertera di stiker luar.
2. Lihatlah Juga Internal Datanya
Caranya yaitu periksa Lifetime pada option dan juga status, ketik BUYR. Maka Data lifetime akan segera menampilkan angka Nol dan jika Blackberry masih baru. Akan tetapi jika yang tampil Exceeding 120K dan juga Voice Usage Exeeding 60 Minutes, ini berarti Blacberry memang sudah pernah digunakan sebelumnya.
3. Perhatikan Juga Pada Logo dan Kardusnya
Umunya orang tidak memperhatikan hal ini, dan biasanya ada terdapat stiker identitas handheld dan juga hak paten di kardus Blacberry yang memang asli. Juga terdapat logo operator seluler tersebut dari berbagai negara. Meski ada logo lain negara, akan tetapi Blackberry masih bisa di gunakan apabila koneksi tak terkunci atau sudah unlock. Dan yang perlu diingat, adalah logo yang terdapat pada layar LCD juga harus sama dengan logo yang ada pada body.



